Penting kah ?
Jabatan
dan gelar,seberapa pentingkah kedua hal ini untuk diakui?. Menurut sebagian
orang kedua hal ini sangatlah penting untuk diakui karena menyangkut kekuasaan
dan reputasi.Tetapi, apakah orang yang menyandang jabatan dan gelar yang tinggi
mempunyai kinerja yang berbanding lurus dengan jabatan dan gelar nya? Saya rasa
belum tentu,karena jabatan dan gelar tidak menjamin kinerja sesorang. Jika
orang yang menyandang jabatan dan gelar yang tinggi belum tentu mempunyai kinerja yang bagus,lantas
bagaimana dengan orang yang tidak mempunyai gelar dan jabatan yang tinggi?
Apakah kinerja mereka lebih buruk dari orang-orang yang mempunyai jabatan dan
gelar yang tinggi?saya rasa tidak .karena jabatan
dan gelar tidak menjamin kinerja sesorang.
Masih
ingatkah dengan sosok ibu een? beliau adalah sosok sederhana yang tidak mempunyai gelar setinggi
langit dan jabatan yang mewah. Tetapi kenapa pak SBY beserta rombongan nya mau
repot-repot pergi kerumah nya hanya untuk bertemu dengan beliau? Bukan nya ibu
een orang yang tidak mempunyai gelar dan jabatan yang tinggi?.ibu een memang
tidak mempunyai gelar dan jabatan yang tinggi seprti halnya para
petinggi-petinggi Negara, Tetapi beliau mempunyai kinerja yang lebih dari orang
biasanya. Bagaimana tidak beliau menghabiskan waktunya untuk mengajar
murid-muridnya ditengah keterbatasan tubuhnya.
Apakah
Ibu een meminta pengakuan dari orang lain atas dedikasinya terhadap dunia
pendidikan? Sepertinya TIDAK!. Lantas bagaimana dengan
orang yang selalu mempermasalahkan status kedudukan dan gelarnya? Dan bahkan
ada yang marah saat status kedudukan dan gelar nya tidak di akui. Kadang –
kadang saya merasa heran sekaligus aneh, kenapa marah jika tidak ditulis status
kedudukan,gelar dll… memang sih mereka berhak marah, tetapi apa pengaruhnya jika tidak di tulis?.
Kewibawaan kita akan berkurang kah?, kecerdasan kita akan berkurang
kah?,atau kegantengan / kecantikan kita
akan berkurang? . Saya rasa jawaban nya tidak
,karena sebenarnya tidak ada yang dirugikan sedikitpun pada kasus ini baik
orang lain maupun “korban” jadi kenapa mesti dipermasalahkan? Bukan kah pada
dasarnya status kita semua sama di mata tuhan? Sebagai seorang hamba.
Belajar
dari ibu een bahwa seseorang bisa menjadi besar bukan karena orang itu
menempati jabatan yang mewah atau gelar yang setinggi langit, tetapi seseorang
bisa menjadi besar karena kinerja mereka yang luar biasa. Jadi tidak perlu
heboh atau panik seperti orang yang kebakaran jenggot ketika gelar atau status
kedudukan kita tidak di tulis dibelakang atau didepan nama kita. karena pada
dasarnya jabatan dan gelar tidak menjamin kinerja sesorang.